Gaduh! Tensi Perebutan Kian Panas, Ketua DPRD Surabaya : Tidak Ada Pihak Menang dan Kalah

dprd surabaya
Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. (foto : ds)
banner 468x60

Metrojatim Surabaya – Gaduh! Tensi perebutan kian panas. Mulai tudingan intervensi pimpinan dewan dalam keputusan Pansus tatib SOTK. Hingga, soal penyesuaian dan perubahan bagian Pemerintahan dan Kesra. Akankah menjadi mitra kerja Komisi A, ataukah Komisi D DPRD Surabaya. Membuat kegaduhan terkait polemik Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) pemerintah kota Surabaya.

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, membantah tudingan adanya intervensi pimpinan DPRD Kota Surabaya terkait bagian Pemerintahan dan Kesra yang akan jadi mitra kerja Komisi A DPRD Surabaya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sementara itu, pihaknya menegaskan kembali, bahwa Pansus terbentuk atas usulan anggota Dewan. Yang kemudian, membawanya ke forum badan rapat musyawarah dan mendapatkan persetujuan pimpinan DPRD.

“(Ini) untuk mengubah aturan tata tertib DPRD menyelaraskan dengan SOTK yang baru,” tegasnya.

Kemudian, sambung Adi, ada persoalan yang menurutnya serius. Karena arah tupoksi bidang Kesra Komisi D, dan ada bagian pemerintahan di Pemkot menyatu dengan bagian pemerintahan Komisi A.

“Tentu saja (polemik tersebut) kami ingin mengeklirkan agar kemudian tidak terjadi miss persepsi antara kawan-kawan pimpinan DPRD dan komisi,” ujar Adi.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya ingin memastikan bahwa semua pembahasan itu ada di jalur regulasi yang benar. Artinya, tidak ada pihak yang merasa menang dan kalah. Sebab, ini adalah pembagian tugas yang normal dalam sebuah organisasi atau kelembagaan yang bernama DPRD surabaya.

“Jadi Kesra akan ditaruh di (Komisi) A, memang menurut regulasi di tingkat Mendagri itu memang bagian Kesra, itu menyatu dengan bagian pemerintahan dan itu sudah klir,” jlentreh politisi PDI Perjuangan ini .

Selain itu, masih kata Adi, menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan intervensi. Namun, menurutnya ini adalah bagian yang wajar dari pembicaraan- pembicaraan di luar forum rapat Pansus DPRD Kota Surabaya.

“Kami sering menyampaikan di pansus pansus di tingkatan yang lain, kami hanya membangun komunikasi atau mengeklirkan,” tutupnya. (mj)

Share and Enjoy !

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.