Anggaran Kepemudaan Jawa Timur Perlu Di Tata Ulang

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Surabaya Organisasi Kepemudaan OKP, menilai persoalan Dana kepemudaan masih dianggap belum sepenuhnya terserah oleh sejumlah Organisasi Kepemudaan, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Indonesian Youth Congress (DPW IYC) Jawa Timur meminta Untuk persoalan dana kepemudaan Jawa Timur perlu di serap oleh OKP yang sesuai dengan UU Kepemudaan, hal-hal terkait dengan Kepemudaan dan pembangunan kepemudaan Jawa Timur dinilai masih sangat lemah.

Dalam pertemuan dengan Beberapa Pimpinan OKP setingkat Provinsi, Ahmad Zazuli Selaku Sekretaris DPW IYC, Menilai sejauh ini Dispora Jawa Timur belum bisa mengakomodir kepentingan OKP dan terkesan hanya mementingkan Organisasi Bentukan atau binaan Dispora sendiri, hal ini memicu kecemburuan sosial bagi OKP-OKP yang lebih aktif.

Zazuli yang juga selaku Wakil Ketua DPD KNPI Provinsi Jawa Timur mengusulkan agar alokasi dana untuk organisasi kepemudaan tingkat Provinsi Jawa Timur segera ditata yang baik serta sesuai dengan tingkat keaktifan OKP. Menurutnya dana tersebut sangat bermanfaat bagi organisasi kepemudaan untuk dapat mendukung pelaksanaan program kerja masing-masing organisasi.

Cak Djaz “Dalam pertemuan dengan beberapa OKP, menyampaikan agar Pimpinan OKP segera berkoordinasi dengan pemerintah, untuk menata ulang anggaran kepemudaan dijawa timur.

Terkait hal tersebut Zazuli menegaskan agar dana tersebut disalurkan langsung oleh Dispora Provinsi Jawa Timur kepada organisasi kepemudaan penerima manfaat tanpa melalui perantara siapapun.

“Kami percaya bahwa Dispora dapat menyalurkan dengan baik dana tersebut. Selama ini Dispora sudah memiliki pemetaan potensi dan kebutuhan kepemudaan yang akurat sehingga jika Dispora menyalurkan langsung maka manfaat dapat diterima dengan tepat sasaran,” tambah Cak Djaz.

Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Tentang Kepemudaan dan Perda Provinsi Jawa Timur Tentang Pelayanan Kepemudaan. Ia juga mengimbau kepada seluruh aktivis organisasi kepemudaan agar dapat berkontribusi dalam pembangunan melalui karya nyata yang sejalan dengan visi dan misi Gubernur Jawa Timur.

“Jika ini dapat dilaksanakan dengan penuh kesungguhan maka Kaderisasi Kepemudaan dijawa Timur akan berjalan dengan baik dan benar benar menjadi laboratorium Kepemudaan yang menjadi percontohan skala Nasional”tutup Cak djaz.(dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *