Poros Pelajar Santri Indonesia Jatim, Tolak #2019GantiPresiden Ajak 2019 Memilih Presiden

Bagikan
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares

Metrojatim.com Surabaya – Pengurus Wilayah Poros Pelajar Santri Indonesia (PPSI) Jawa Timur mengajak para tokoh elite politik Maupun Tokoh Muda untuk tidak membuat Atraksi dan gerakan menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 yang malah akan berakibat memecah belah anak bangsa dengan menggunakan isu suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA), hoaks, dan hastag yang tidak edukatif dalam bersosial.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ahmad Zazuli S. Sos., selaku Ketua PPSI Jawa Timur. Dirinya memberikan solusi terkait penggunaan isu yang kurang santun.

“Tentunya harus lebih konsentrasi saja dan menata pada program-program yang akan ditawarkan untuk rakyat Indonesia, bukan justru terjebak pada wacana yang penting ganti presiden,” ujarnya, saat dihubungi melaalui telepon pribadinya, Minggu (19/8/2018).

Menurutnya, isu SARA dan hoaks tidak hanya memberikan pendidikan politik yang buruk kepada masyarakat, namun juga menjadi pemicu besar dalam memecah belah anak bangsa. Jika hal itu terjadi, maka kerukunan yang terbingkai dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga terancam.

“Maka Saya menolak tagar ganti presiden 2019 dan mengajak masyarakat Indonesia, 2019 memilih presiden yang tentunya jauh lebih mendidik dan mengurangi angka golput. ,” pungkas pria yang akrab disapa cak Djaz ini. (mj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *