Beredar SK DPP PKB Tentang Penetapan Musyafa Rouf Menjadi Polemik Baru Serta Kontroversial

Jawa Timur Politik
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Metrojatim.com Surabaya – Menurut penelusuran awak media kami di lapangan, Beredarnya SK DPP PKB nomor 26348 / DPP-03/VI/A.1/V/2018 yang menunjuk Musyafak Rouf mantan nara pidana korupsi memimpin DPC PKB Kota Surabaya semakin menjadi panas dan kontroversi berkaitan dengan isi konsederan dalam SK tersebut.

Disebutkan dalam isi SK tersebut pada poin huruf D yang berbunyi “ bahwa berdasar hasil konsultasi dan koordinasi dengan DPP PKB pada tanggal 5 Mei 2018 DPW PKB Jatim telah melaksanakan rapat koordinasi bersama anggota DPR RI dapil Jatim I dan anggota DPW PKB Jatim yang berdomisili di Surabaya untuk menyusun usulan susunan DPC PKB Surabaya dan telah hasilnya kepada DPP PKB”.

Menurut ketua DPC PKB Surabaya demisioner Syamsul Arifin, yang kita konfirmasi mengatakan isi konsedaran dalam SK poin D tersebut sangat tidak lazim atau tidak tertuang dalam AD/ART PKB justru saya menilai cenderung dapat merusak citra Cak Imin sebagai ketua umum serta Marwah PKB di mata masyarakat. karena ulah atau ambisi beberapa oknum yang meperaktikan sifat arogansi politik sehingga menghalalkan segala cara dan ngawur dalam berorganisasi yang baik dan benar, mereka sudah berani melenceng keluar dari aturan hukum organisasi partai yang kita junjung tinggi, dengan menunjuk koruptor mantan napi korupsi menjadi nakhoda PKB Surabaya Ungkap beliau.

Steatment keras juga dikeluarkan oleh Rozak Ketua PAC Simokerto, “ kalau melihat dari SK tersebut banyak kejanggalan nya mas, apalagi konsederan nya berbunyi begitu bisa di indikasikan bahwa anggota DPR PKB serta DPW PKB Jatim mendukung serta memfasilitasi koruptor untuk masuk ke PKB, justru hal tersebut akan menjadi preseden buruk bagi PKB di mata Masyarat karena di takutkan akan mengulangi kelakuan korupnya seperti yang pernah dilakukan Musyafak dulu saat menjabat sebagai anggota DPR, masyarakat trauma seperti kejadian beberapa waktu yang lalu M.Basuki wakil ketua DPRD Jatim di tangkap kembali akibat kasus yang serupa,Pungkasnya.(mj/yy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *