Pengunjung CFD Pasuruan Rebutan Selfie Dengan Gus Ipul

Politik
Bagikan
  • 32
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    32
    Shares

Metrojatim.com Pasuruan – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyapa warga Pasuran, yang sedang menikmati Car Free Day (CFD) Jalan RA Kartini, Pasuruan, Minggu (6/5/2018).

Kedatangan keponakkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini sempat mengagetkan masyarakat yang hadir. Mereka pun berebut swafoto (selfie) dengan Gus Ipul.

Tak sekadar swafoto, mereka juga meminta bersalaman dengan Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini.

Mendapat sambutan hangat dari masyarakat, Gus Ipul pun melayani satu persatu permintaan foto para warga.

“Selamat pagi. Bagaimana kabarnya ibu?”, sapa Gus Ipul kepada seorang warga di kawasan CFD tersebut.

Di tengah CFD, juga telah disiapkan sebuah panggung khusus untuk mengajak warga senam “Sedulur”. Bersama ribuan warga, Gus Ipul juga menyempatkan untuk senam bersama warga.

Menggunakan irama jingle kampanye Gus Ipul-Puti, Kabeh Sedulur, senam ini sukses membuat kawasan CFD semakin semarak.

Mendengar lagu yang dipopulerkan Via Vallen tersebut, warga masyarakat pun ikut bernyanyi.

Pada kesempatan ini, Gus Ipul mengajak warga masyarakat untuk menjaga kesehatan, di antaranya dengan senam bersama.

“Kawasan CFD di berbagai kota telah bermetamorfosis bukan sekadar menjadi tempat menjaga kesehatan namun juga pusat interaksi,” ujar Gus Ipul ketika ditemui di sela acara tersebut.

“Oleh karenanya, sambil berinteraksi, bisa sekaligus berolahraga,” ujarnya. Ke depan, ia ingin seluruh daerah menyelenggarakan CFD di akhir pekan.

Sebab, melalui CFD bisa sekaligus menjadi momentum untuk menarik wisatawan.

“Di CFD juga bisa kita temui banyak penjual olahan makanan hingga pakaian dan berbagai produk kerajinan. Ini juga merupakan potensi pemberdayaan UMKM,” urainya.

Untuk memaksimalkan hal ini, pihaknya juga akan bekerjasama dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“CFD telah banyak mendapat manfaat di banyak daerah, baik kabupaten maupun kota. Ke depan, harus semakin dimaksimalkan,” pungkas mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini. (mj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *