Futsal Championship 2018: Omah Jaman Now Bangun Kultur Sportif untuk Generasi Milenial

Olah Raga
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Metrojatim.com Surabaya – Futsal Championship 2018 telah resmi bergulir. Kompetisi yang diikuti oleh 20 tim dari SMA di Surabaya ini bertujuan untuk memupuk profesionalitas dan mengembangkan olahraga ini hingga seperti kompetisi Developmental Basketball League (DBL).

Kompetisi yang berlangsung 5 Mei hingga 12 Mei 2018 ini sebagai bentuk kepedulian terhadap prestasi generasi muda dalam membangun kultur sportif. Sehingga ke depan mampu menjadi agenda rutin di setiap tahunnya.

Pembina Omah Jaman Now  (OJN), Arif Afandi mengatakan, kompetisi seperti ini sangat bagus untuk membangun generasi muda agar lebih berprestasi lagi.

“OJN Futsal Championship 2018 ini bagus untuk membangun kultur sportif di kalangan para pelajar SMA. Juga membangun prestasi serta membiasakan berkolaborasi untuk menyongsong era kolaborasi saat ini,” katanya saat membuka acara tersebut di Gor Pertamina, Surabaya, Sabtu 5 Mei 2018.

Ia berharap agar kegiatan seperti ini tidak hanya sekali ini saja. Tapi justru menjadi awal dari upaya membuat kompetisi futsal pelajar secara berkelanjutan.

Arif berharap ke depan Futsal Cmapinship ini dapat berkembang tidak hanya untuk pelajar Surabaya, tapi juga Jatim dan nasional. “Perlu dijadikan kompetisi rutin yang dikelola secara profesional,” tambahnya.

Sementara itu, ketua panitia OJN Futsal Championship 2018, Ida Bagus mengaku, kegiatan ini akan dilakukan rutin setiap tahunnya. Namun, dirinya masih melihat perkembangan kompetisi ini hingga akhir acara.

“Tujuannya kita ingin mewadahi dan meningkatkan kualitas futsal di Surabaya juga Jatim,” kata Ida.

Ida juga berharap acara ini dapat berkembang dan menjadi kompetisi besar seperti acara yang diselenggaraka oleh DBL di setiap tahunnya. “Ya, kita ingin ini bisa seperti DBL, dan kompetisi futsal mampu setara seperti itu,” ujarnya.

Selain meningkatkan prestasi dalam olahraga futsal, OJN juga melombakan karya jurnalistik dan fotografi. (an/rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *