Pentingnya pendidikan Di Jawa Timur Gus Ipul Ajak Muhammadiyah Bersama Majukan Pendidikan di Jawa Timur

Bagikan
  • 40
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    40
    Shares

Metrojatim.com Malang – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan komitmennya untuk terus memperbaiki dunia pendidikan bila terpilih nanti. Pernyataan ini dia sampaikan Bertepatan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di hadapan para tokoh Muhammadiyah se-Malang Raya, Rabu (2/5).

Turut hadir dalam acara ini Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang Mursidi, Ketua PDM Kota Malang Abdul Haris dan Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batu Nurbani Yusuf. Serta Rektor UMM Fauzan.

“Setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan pendidikan di Jawa Timur. Pertama, dengan  meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru,” kata Gus Ipul di Convention Hall Taman Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Pasangan Puti Guntur Soekarno dalam Pilgub Jatim ini memiliki program untuk memberikan beasiswa pendidikan sarjana bagi guru-guru madrasah diniyah (madin). Yakni melalui program Madin Plus, dengan target memajukan pendidikan nonformal madin di Jatim.

“Yang menjadi tantangan kita adalah peningkatan kesejahteraan para guru, baik di sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya. Di sekolah negeri, lanjut dia, ada guru tidak tetap (GTT) yang juga harus dicarikan solusi.

Di sekolah swasta, masih ada problem kesejahteraan guru yayasan, baik tetap maupun tidak tetap, yang memprihatinkan. Oleh karena itu, Gus Ipul mencanangkan Upah Minimum Guru (UMG) bagi guru swasta.

Kemudian yang kedua, adalah muridnya. Target wajib belajar 12 tahun harus tercapai dengan disertai pendidikan keterampilan. Setelah ditariknya pengelolaan SMA/SMK ke Pemprov, banyak orang tua murid yang kurang mampu mengeluhkan biaya pendidikan yang tidak lagi gratis.

“Oleh karena itu kami luncurkan Dik Dilan atau pendidikan gratis dilanjutkan. Siswa SMA/SMK Negeri digratiskan berkelanjutan,” ujarnya. Sementara bagi siswa-siswi di SMA/SMK Swasta yang kurang mampu bisa mendapatkan beasiswa penuh

Ketiga, lembaga pendidikannya. Masih banyak lembaga pendidikan yang perlu ditingkatkan baik fasilitas dan sarana prasarana pendukungnya. Gus Ipul berencana akan menggaet pihakbswasta turut berperan, baik melalui dana CSR maupun lembaga amil zakit (LAZ).

“Sehingga, kedatangan saya ini untuk minta restu, sekaligus mengajak Muhammadiyah turut serta aktif dalam membangun Jawa Timur,” kata dia.

Menurut Gus Ipul, hubungan dengan Muhammadiyah telah terjalin lama. Bahkan sejak awal dilantik menjadi wakil gubernur Jawa Timur sembilan tahun lalu, Gus Ipul kerap menghadiri acara-acara yang digelar baik itu Muhammadiyah, Aisyah, Nasyiatul Aisyah dan lembaga lainnya.

“Dengan Aisyah saya bersama dalam program  penanggulangan tuberculosis (TB). Di antaranya dengan meluncurkan program Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS). Dengan Muhammadiyah kami adalah saudara,” ungkapnya. (mj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *